Informasi Daerah Bali – Sejarah, Budaya dan Pariwisata Pulau Bali

Informasi Daerah Bali

Informasi Daerah Bali – Pada kesempatan kali ini brianpastika.com ingin memberikan sedikit informasi mengenai daerah Bali, mulai dari sejarah Bali, letak geografis pulau Bali hingga pada sektor industri pariwisatanya yang akan kami ulas secara singkat dan umum.

Tentunya kita sudah sering mendengar tentang nama Pulau Dewata yang satu-satunya di Indonesia dan dikenal dengan nama Pulau Bali. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama hindu. Provinsi Bali mempunyai pusat kota yang bernama Denpasar.

Pulau Bali menjadi minat wisatawan asing datang ke Indonesia karena keindahan alam dan budayanya serta adat asli nenek moyang Indonesia yang masih terjaga di pulau para dewata hingga saat ini.

Informasi Umum Tentang Bali

Contents

Pulau Bali merupakan salah satu pulau dari 17.oo1 lebih kepulauan yang ada di negara Indonesia. Dengan luas pulau sepanjang 153 km dan mempunyai lebar 112 km dan luas pulau 123,98 km2.

Pulau Bali mempunyai luas setengah dari provinsi Jawa Timur dan sekitar 3,2 km dari Ketapang bagian timur Pulau Jawa. Secara geografis, Pulau Bali terletak pada sebuah garis khayal 8°25′23″ lintang selatan dan 115°14′55″ bujur timur.

Hal inilah yang membuat cuaca di Pulau Bali masih terasa panas atau beriklim tropis seperti pada bagian negara Indonesia yang lainnya.

Informasi Pulau Bali

Pulau Bali atau Bali Island juga merupakan rantai terakhir dari jajaran pulau-pulau tropis garis imajiner yang menandai pemisahan zona ekologi Asialis dan Australasia.

Geografi Pulau Bali

Secara topologi, ada pegunungan yang membentang dari pulau bagian barat hingga ketimur Pulau Bali dan diapit oleh Pulau Jawa pada bagian baratnya dan Pulau Lombok pada bagian timurnya.

Diantara deretan pegunungan di Pulau Bali tersebut terdapat sejumlah gunung berapi yang masih aktif diantaranya adalah:

  • Gunung Agung tinggi 3.142 meter
  • Gunung Batur tinggi 1.717 meter dari permukaan laut
  • Gunung Abang tinggi 2.276 meter
  • Gunung Batukaru tinggi 2.276 meter

Di dalam artikel yang berisi informasi umum tentang Pulau Bali ini, pulau para dewata ini dibelah oleh sungai, kanal da juga ngarai yang diselimuti hutan.

Lembah dan perbukitan di Pulau Bali di hiasi oleh hijaunya tanaman padi, ujung pulau terdapat pantai-pantai yang indah serta danau-danau yang mengisi sisa kawah.

Pulau Bali memiliki 4 (empat) buah danau yang terletak di tengah pulau kawasan pegunungan, seperti:

  • Danau Beratan / Danau Bedugul
  • Danau Buyan
  • Danau Tamblingan
  • Dan Danau Batur
  • Danau Beratan Bedugul

Keindahan alam Pulau Bali atau Pulau Dewata ini menjadikan Bali terkenal sebagai salah satu daerah wisata di Indonesia bahkan di dunia.

Seperti yang bisa kita lihat keindahan alam Danau Batur yang mempunyai luas 1.607,5 hektar, Danau Beratan seluas 375,6 hektar, Danau Buyan mempunyai luas 336 hektar dan Danau Tamblingan seluas 110 hektar.

Juga terdapat sungai-sungai yang bersumber dari hutan tropis dan danau-danau yang mengalir ke daerah selatan Pulau Bali. Aliran sungai tersebut seperti Sungai Unda, Sungai Petanu, Sungai Ayung, Sungai Pulukan, Sungai Loloan dan lain sebagainya.

Informasi Daerah Bali

Pemerintahan di Pulau Bali

Luas wilayah Provinsi Bali merupakan urutan ke-4 terkecil menurut badan statistik. Pada Provinsi Bali terdapat 8 kabupaten pemerintahan daerah dan satu ibukota provinsi. Berikut ini adalah beberapa daerah di kabupaten Bali.

  • Kabupaten Badung dengan 6 kecamatan
  • Kabupaten Bangli dengan 4 kecamatan
  • Kabupaten Buleleng dengan 9 kecamatan
  • Kabupaten Gianyar dengan 7 kecamatan
  • Kabupaten Jembrana dengan 5 kecamatan
  • Kabupaten Karangasem dengan 8 kecamatan
  • Kabupaten Klungkung dengan 4 kecamatan
  • Kabupaten Tabanan dengan 10 kecamatan
  • Kota Denpasar dengan 4 kecamatan

Provinsi Bali telah diresmikan pada tanggal 14 Agustus 1958 berdasarkan hukum UU No. 64 Tahun 1958 tentang pembentukan daerah-daerah Tingkat I Bali. Meliputi wilayah Sunda Kecil yang terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Maka dari itulah pada setiap tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai hari jadi Provinsi Bali sebelum pemekaran dan hingga sekarang ini.

Informasi Daerah Bali

Sejarah Pulau Bali

Sekitar 2000 tahun sebelum masehi, Pulau Bali Kuno ini telah dihuni oleh bangsa Austronesian yang bermigrasi dan berasal dari Negara Taiwan melalui Maritime Asia Tenggara.

Budaya dan bahasa dari orang Bali demikian erat kaitannya dengan orang-orang dari kepulauan Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Oseania. Penemuan purbakala seperti Alat-alat batu yang berasal zaman Austronesia telah ditemukan di dekat desa Cekik di sebelah barat pulau Bali.

Pada masa Bali Kuno terdapat sembilan sekte Hindu yaitu Pasupata, Bhairawa, Siwa Shidanta, Waisnawa, Bodha, Brahma, Resi, Sora dan Ganapatya.

Setiap sekte menghormati dewa tertentu sebagai Ketuhanan pribadinya. Budaya Bali sangat dipengaruhi oleh budaya dari India, Cina, dan khususnya Hindu.

Budaya tersebut sudah ada dan dimulai sekitar abad 1 Masehi. Nama Bali Dwipa (“Pulau Bali”) telah ditemukan dari berbagai prasasti, termasuk pilar prasasti Blanjong yang ditulis oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 914 masehi yang menyebutkan “Walidwipa”.

Pada masa itu sistem irigasi Subak yang kompleks sudah dikembangkan untuk menanam padi. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya masih ada sampai saat ini dan dapat ditelusuri kembali saat anda berkunjung ke Bali (Informasi Umum Tentang Bali).

Kerajaan Hindu Majapahit (1293-1520 Masehi) di Jawa Timur mendirikan sebuah koloni di Bali pada tahun 1343. Pada abad ke-15 Masehi ketika kerajaan Majapahit dikalahkan oleh kekuatan kerajaan Islam Demak, ada eksodus besar-besaran orang Jawa-Hindu dari intelektual, seniman, pendeta, dan musisi dari pulau Jawa ke pulau Bali.

Keyakinan Hidup Orang Bali

Keyakinan orang Bali Kuno seperti yang di jelaskan diatas terdapat sembilan sekte Hindu yaitu:

  • Sekte Pasupata
  • Sekte Bhairawa
  • Sekte Siwa Shidanta
  • Sekte Waisnawa
  • Sekte Bodha
  • Sekte Brahma
  • Sekte Resi
  • Sekte Sora
  • Sekte Ganapatya

Setiap sekte menghormati dewa tertentu sebagai Ketuhanan pribadinya. Keyakinan orang bali saat ini merupakan fenomena kompleks yang dilandasi berbagai aspek Hindu, Siwa, Budha dan berpadu dengan tradisi leluhur.

Oleh karena itu penyembahan roh-roh halus, nenek-moyang, dan unsur-unsur alam digabungkan dengan ajaran Hindu itu sendiri. Dalam beberapa kasus upacara adat dan ritual keagamaan terdapat perbedaan dari satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Sebagian besar orang bali hampir 95 % beragama Hindu walaupun yang berbentuk sinkretis hindu bali atau kadang disebut juga hindu darma.

Upacara Keagamaan di Bali

Dalam Informasi Umum Tentang Bali salah satu upacara penting di Bali adalah pengabuan atau upacara pembakaran mayat yang biasa di sebut ngaben.

Selama upacara ini berlangsung, gamelan, tarian, dan sesajen menyertai arak-arakan dengan sebuah “menara yang dihias” diarak dari rumah duka ke tempat pengabuan.

Kosmologi dan simbolisasi gunung dalam arsitektur Bali dapat dilihat pada bentuk dan struktur arsitektur Candi atau karakteristik gerbang yang dibuat menyerupai menara.

Ada yang berlekuk menyerupai dua bagian piramida yang terpisah dan menggambarkan dua bagian gunung satu bagian Gunung Agung dan lainnya perwujudan Gunung Batur.

Upacara Ke Agama-an Hindu Bali

Simbol umum lainnya adalah meru yang adalah puluhan bahkan ratusan bangunan menyerupai pagoda berdiri di tempat-tempat suci dan di pelataran candi.

Bangunan meru adalah lapisan batu yang memiliki serangkaian bentuk atap menyerupai tumpang piramida itu ditutup oleh daun palem hitam. Jumlah sebelas adalah jumlah yang ditetapkan atas dasar keyakinan terkait dengan tatanan alam semesta.

Keyakinan, upacara, dan perayaan telah membimbing kehidupan orang Bali dari sejak dilahirkan hingga membentuk paduan yang mencerminkan karakter budaya masyarakatnya.

Peraturan agama tidak hanya mengikat bentuk candi dan pura tapi juga mengatur tata ruang desa, struktur rumah keluarga, dan sederet hak dan tanggung jawab dalam kehidupan mereka.

Mulai dari kehidupan sehari-hari di Bumi mulai makan, menjelang tidur, berjalan hingga bertutur kata.

Informasi Daerah Bali

Bali dan Pariwisata

Bali merupakan tujuan wisata paling populer di muka bumi ini. Sebagian besar wisatawan bulan madu dan wisatawan liburan akan banyak anda temui yanga berkunjung ke pulau ini.

Bali terkenal dengan tarian dan budayanya, musik tradisional, banyak ukiran, lukisan, kerajinan kulit dan pengerjaan logam cukup populer. Perjalanan wisata pertama dilakukan oleh Maha Rsi Markandeya dari tanah Jawa untuk tujuan penyebaran Agama Hindu di Pulau Bali pada abad ke 8 Masehi.

Lalu terdapat juga beberapa Tokoh Spiritual lainnya datang ke Pulau Bali untuk tujuan yang sama setelahnya. Perjalanan wisata dari Eropa ke Pulau Bali di lakukan oleh Cornellis de Houtman dari Belanda pada Tahun 1579 sebagai orang barat pertama yang mendarat di Pulau Bali. Kedatangannya itu adalah salah satu bagian dari ekspedisi mencari rempah-rempah dan berdagang di Nusantara.

Walau tak menemukan rempah-rempah yang mereka cari di pulau ini namun saat singgah sebentar rombongan tersebut menjelaskan tentang Pulau Bali.

Mereka menggambarkan Pulau Bali hanya sebuah kehidupan dengan kebudayaannya yang menurut pandangan mereka sangat unik, tidak pernah dijumpai di tempat lain yang dikunjungi selama mereka mengelilingi dunia.

Sampai pada awal abad ke 20 saat Bali ditaklukan secara penuh oleh Belanda, pintu masuk untuk orang barat dibuka dengan lebar dan ini juga menjadi tonggak awal masuknya wisatawan yang dimulai pada tahun 1920 an.

Presiden Pertama Indonesia Ir Soekarno. Beliau menjadikan Bali (Informasi Umum Tentang Bali) sebagai tempat menerima tamu kenegaraan sekaligus memperkenalkan Bali lebih luas di mata dunia.

Beberapa tamu negara tersebut diantaranya adalah Perdana Menteri India pertama Jawaharlal Nehru, Pemimpin Vietnam Utara Ho Chi Minh, sampai Presiden Amerika Jhon F. Kennedy.

Atas gagasan Bung Karno pula di Tampaksiring pada tahun 1957 dibangun Istana Tampaksiring untuk menyambut Tamu Kenegaraan. Kemudian pada tahun 1963, Bung Karno pulalah yang memprakarsai didirikannya Hotel Bali Beach di pantai Sanur.

Hotel ini nantinya akan menjadi bangunan tertinggi di Bali sampai saat ini (karena sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Bali Tahun 1971 di mana Isinya antara lain bahwa bangunan di Daerah Bali tingginya maksimal setinggi pohon kelapa atau 15 meter.)

Pariwisata Bali Kini

Pesatnya pertumbuhan pembangunan di bidang pariwisata hingga saat ini memiliki dampak dan pengaruh yang besar terhadap tradisi dan gaya hidup Orang Bali maupun yang berada di pulau ini.

Menariknya, budaya Bali masih seperti apa adanya, tumbuh seiring dengan globalisasi. Hal lainnya yang dapat menjadi jawaban dari melestarikan budaya Bali adalah visi orang bali yang menginspirasi setiap jiwa untuk mencintai dan memuliakan budaya sendiri tanpa harus malu.

Informasi Daerah Bali

Kreativitas Manusia Bali

Kreativitas manusia Bali dalam berbagai bidang seperti: teknik membuat patung, tarian, arsitektur, musik dan berbagai ekspresi kesenian lainnya, dengan percaya diri mereka perlihatkan ke hadapan dunia.

Meski pariwisata menjanjikan sebagai pendorong ekonomi, namun dalam beberapa dasawarsa terakhir perlahan namun pasti telah menimbulkan beberapa masalah, terutama berupa penurunan lingkungan, pengikisan tradisi, inflasi, serta peningkatan kejahatan.

Informasi Umum Tentang Bali beberapa tahun ini bahkan menjadi pintu gerbang bagi hal-hal yang “berbahaya”. Ini adalah tantangan untuk Bali di masa depan.

Demikian halaman Informasi Umum Tentang Bali kami persembahkan untuk traveler, semoga bermafaat dan menjadi refrensi serta wawasan buat sobat traveler kedepannya. Bagi anda yang menyukai artikel ini, silahkan bagikan kepada rekan atau kerabat anda.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments